Webinar: Emergency Management of Food Poisoning — From Mild to Life‑Threatening Cases
Webinar ini dipandu oleh
dr. Niurinda Permata Kusumastuti, Spesialis Anak (Emergensi & ICU Anak), menghadirkan panduan praktis dan aplikatif untuk
mengenali dini, mendiagnosis, menstabilkan, serta mencegah keracunan makanan pada anak — dari kasus ringan sampai yang mengancam jiwa. Materi disampaikan melalui paparan terstruktur dan sesi tanya jawab interaktif berbasis kasus klinik nyata, termasuk pembahasan prosedur, dosis cairan, antidot, dan strategi rujukan.
Kenapa materi ini penting dan berbeda dari sumber lain?
- Praktikal dan langsung bisa dipakai di lapangan: algoritma ABC/ABCDE, PAT, dan langkah prioritas yang jelas.
- Spesialis pediatrik emergensi & ICU sebagai pembicara: insight dari pengalaman klinis tingkat lanjut — bukan sekadar teori.
- Kasus nyata + Q&A mendalam: dosis cairan, teknik gastric lavage, indikasi activated charcoal, antidot spesifik (singkong, jengkol, paracetamol) dan kapan harus merujuk ke ICU atau hemodialisis.
Manfaat nyata yang Anda dapatkan setelah menonton:
- Kemampuan mengenali warning signs lebih cepat sehingga dapat mencegah komplikasi serius.
- Panduan rehidrasi praktis (ORS, bolus IV 30 ml/kg, penggunaan cairan isotonik) dan trik perhitungan untuk anak obesitas.
- Kriteria dekontaminasi yang aman (waktu, proteksi jalan napas), dan dosis activated charcoal (1–2 g/kg, maks ~100 g).
- Rekomendasi kapan menggunakan antibiotik dan kapan tidak, serta penanganan toksin khusus.
- Kesiapan membuat keputusan rujukan yang tepat dan cepat.
Siapa yang akan sangat diuntungkan?
Tenaga medis primer (dokter umum, dokter puskesmas), perawat, petugas gawat darurat, dokter anak, apoteker, serta penyelenggara kesehatan sekolah dan orangtua yang ingin memahami tanda bahaya dan pencegahan.
Poin‑poin kunci yang dibahas (takeaways cepat):
- Early recognition = kunci; hidrasi adalah prioritas utama.
- Gunakan PAT dan ABCDE/primary survey untuk prioritas penanganan.
- Dekontaminasi hanya bila indikasi tepat (waktu <2 jam, proteksi jalan napas memadai).
- Activated charcoal 1–2 g/kg (maks ~100 g) untuk racun tertentu; gastric lavage NaCl 0,9% hangat 10–20 ml/kg per cycle.
- Rehidrasi: ORS bila mampu minum; IV isotonik untuk syok/dehidrasi berat.
- Kenali toksin spesifik (singkong, jengkol, insektisida, paracetamol) karena tata laksana/antidot berbeda.
Jangan tunda—ilmu ini bisa menyelamatkan nyawa anak.
Beli kelas lengkapnya sekarang untuk akses penuh ke paparan materi, sesi tanya jawab kasus klinik, dan rekomendasi tata laksana yang dapat langsung diterapkan di fasilitas Anda. Akses dan langganan materi serta update konten di
meducine.id — tetap terdepan dalam penanganan emergensi pediatrik.
Segera miliki materi ini — karena kesiapan Anda hari ini bisa menyelamatkan anak esok hari.